Mohon Tunggu Sebentar

loading icon

Jika Anda seorang karyawan yang memiliki kartu kredit Anda untuk pertama kalinya, Anda pasti akan senang menggunakan kartu itu untuk kebutuhan Anda. Namun, Anda harus bijak menggunakannya. Mengapa, Setidaknya ada 3 alasan:

  • Pertama, kartu kredit adalah hutang yang harus Anda bayar.
  • Kedua, suku bunga kartu kredit relatif tinggi setiap bulan (2,75-3%).
  • Ketiga, kartu kredit dapat mendorong gaya hidup konsumen untuk berdampak pada keamanan finansial Anda.

Berita baiknya adalah Anda dapat menggunakan kartu kredit dengan bijak. Untuk membantu Anda mewujudkan ini, berikut adalah cara yang harus Anda lakukan.

1. Gunakaan sesuai kebutuhan.
Biasakan diri Anda dengan pembelian sesuai dengan rencana. Dimanapun tempat belanja berada, rencana pembelian Anda akan membantu Anda mengendalikan pengeluaran Anda.

2. Hindari penarikan uang tunai melalui kartu kredit.
Salah satu kelebihan kartu kredit adalah dapat digunakan untuk menarik uang tunai dari ATM. Meski begitu, kuatlah untuk tidak menggunakan kenyamanan ini.

3. Abaikan tawaran komersial
Penerbit kartu kredit umumnya bekerja dengan beberapa pedagang. Pedagang ini memiliki beberapa cara pintar untuk menarik pemilik kartu kredit untuk membeli di tempat mereka.

4. Manfaatkan kartu kredit untuk menghemat uang.
Jika Anda seorang karyawan yang sering bepergian ke luar kota karena alasan bisnis atau pribadi, Anda dapat menggunakan kartu kredit untuk menghemat uang.

5. Tinjau akun dengan cermat
Jika Anda sudah menggunakan kartu kredit untuk membeli, Anda akan menerima faktur bulanan yang akan dikirim ke rumah Anda.

6. Bayar tagihan penuh
Cobalah untuk membayar tagihan bulanan Anda secara penuh sebelum kedaluwarsa. Ini akan lebih baik daripada biaya.

7. Simpan kartu kredit jika tidak perlu
Kartu kredit harus digunakan jika perlu. Karena itu, jika Anda tidak membutuhkannya, simpan kartu kredit di rumah Anda.

8. Batasi kartu kredit hingga maksimum 2 buah.
Jika Anda sudah memiliki kartu kredit pertama dengan satu transaksi dan satu pembayaran tanpa masalah, Anda akan menerima penawaran kartu kredit lain dari penerbit yang sama atau penerbit kartu kredit lain.

Kartu kredit akan memberikan banyak manfaat jika digunakan secara bijak. Coba terapkan delapan metode di atas untuk mendapatkan manfaat dari kartu kredit yang Anda miliki, bukan tagihan yang bertambah setiap bit.

Leave a reply

Keuangan yang tidak siap menyambut kebutuhan tak terduga terkadang mendesak Anda untuk mencari pinjaman. Andalkan 7 barang berikut ini untuk dapatkan pinjaman uang, karena tidak semua tempat menyediakan pinjaman tanpa ada jaminan. Lebih – lebih jika Anda meminjam uang dalam jumlah yang relaatif besar. Adanya jaminan tersebut juga membuat penyedia dan merasa aman meminjamkan uang kepda Anda.

Cobalah andalkan 7 barang berikut ini untuk dapatkan pinjaman uang

Berikut ini adalah barang – barang yang bisa Anda jadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman uang baik ke perseorangan, bank, maupun badan penydia pinjaman lainnya.

  1. Properti

Yang dimaksud properti bisa berupa sawah, rumah, tanah dan aset lainnya. Properti ini bisa Anda jadikan jaminan untuk mengajukan pinjaman. Tetapi untuk bisa mendapatkan pinjaman tersebut, Anda harus memiliki surat – surat kepemilikan properti dengan jelas dan lengkap. Jika tidak, pihak penyedia pinjaman akan menolak pengajuan peminjaman Anda.

       2. Hewan ternak

Bukan dijual, tapi dijadikan jaminan. Bukan hanya bisa dijadikan jaminan kepada kerabat atau saudara, hewaan ternak juga bisa dijadikan jaminan untuk peminjaman di bank. Walaupun demikian hanya beberapa bank saja yang mau menerima jaminan dengan hewan ternak ini, seperti Bank Jatim, Bank DIY, Bank Jateng, BNI, dan BRI. Syarat dan ketentuan tetap berlaku ya.

       3. Kendaraan bermotor

Kendaraan bermotor ini merupakan salah satu barang jaminan yang banyak penerimanya. Bukan hanya perseorangan, tapi juga lembaga seperti koperasi, bank, atau lainnya. Agar pengajuan diterima Anda wajib menyerahkan BPKB san surat penting lainnya sebagai bukti bahwa kendaraan tersebut memang benar milik Anda.

       4. Mesin – mesin pabrik

Andalkan 7 barang berikut ini untuk dapatkan pinjaman salah satunya adalah mesin pabrik. Mesin pabrik biasanya diandalkan bagi perusahaan yang membutuhkan modal untuk memperluas bisnisnya atau melunasi hutang. Hal yang biasanya diperhatikan oleh penyedia pinjaman adalah umur kelayakan teknis lain yang dimiliki oleh mesin – mesin tersebut. penilaian – penilaian tersebutlah yang akan menentukan nominal uang pinjaman yang bisa Anda terima.

       5. Surat berharga dan saham

Jika Anda termasuk orang yang aktif dipasar saham, mungkin Anda bisa menjaminkan saham untuk mendapatkan pinjaman. Atau bisa juga menggunakan surat berharga yang Anda miliki seperti SK (Surat Keterangan) pengangkatan pegawai untuk dijadikan jaminan. Surat – surat tersebut juga bisa membuktikan bahwa Anda memiliki penghasilan sehingga pihak penyedia dana tidak ragu untuk memberikan pinjaman kepada Anda.

       6. Barang elektronik

Barang elektronik yang bisa Anda jadikan sebagai jaminan meliputi televisi, smartphone, laptop, radio, dan lainnya. Barang – barang elektronik ini bisa Anda jadikan jaminan kepada kerabat atau badan tertentu seperti Pegadaian. Di pegadaian, barang jaminan Anda akan digadaikan sampai batas waktu tertentu. Jika dalam batas waktu tertentu Anda tidak bisa melunasi pinjaman, maka barang jaminan tersebut akan dilelang.

       7. Emas

Baik dalam bentuk perhiasan seperti kalung, cincin, dan gelang maupung dalam bentuk batangan, emas sangat diizikan untuk dijadikan  jaminan pinjaman. Namun, emas tidak diizinkan untuk dijadikan jaminan di bank konvensional. Meskipun demikian Anda bisa menjadikannya jaminan di bank syariah atau juga di Pegadaian.

Itulah beberapa barang yang bisa membantu Anda dalam mengatasi permasalahan keuangan. Semoga artikel  “andalkan 7 barang berikut ini untuk dapatkan pinjaman” bermanfaat untuk Anda.

Leave a reply

Masa depan harus dipersiapkan sedini mungkin, baik masa depan pribadi ataupun masa depan keluarga. Agar segala hal di masa depan dapat terjamin dengan baik, keuangan Anda harus mulai diatur. Rencanakan pengaturan keuangan Anda dengan baik dengan cara menyisihkan sebagian uang untuk disimpan.

Uang yang disisihkan bisa disimpan dalam bentuk tabungan ataupun investasi. Ada berbagai program tabungan serta investasi jangka panjang yang bisa Anda pilih. Kali ini akan diulas mengenai tips menabung dan menginvestasi saham untuk pemula agar Anda tak kebingungan. Simak terus ya!

Tips Menabung dan Menginvestasi Saham untuk Pemula

Menabung menjadi berat jika Anda tidak memiliki niat yang cukup serta cara yang tepat. Begitu pula dengan menginvestasi saham. Ada beberapa investasi yang berujung pada penipuan. Bagi pemula yang tidak berhati-hati, bisa terjebak dalam iming-iming investasi palsu.

Beberapa tips menabung dan menginvestasi saham untuk pemula yang dapat menjadi panduan bagi Anda. Bahasan pertama adalah tentang bagaimana kiat menabung yang baik dan berkelanjutan.

  1. Buat Rencana Tabungan

Ada berbagai macam tabungan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pilihlah sesuai kondisi keuangan Anda. Ada pula jenis tabungan yang tidak mengizinkan penarikan uang hingga batas waktu tertentu. Jenis ini akan menjaga simpanan Anda tetap aman.

 

  1. Sisihkan Uang

Setelah Anda menerima gaji, sisihkan gaji Anda untuk dimasukkan dalam tabungan. Jangan sampai gaji Anda digunakan untuk berbelanja terlebih dahulu, kecuali dalam kondisi yang sangat mendesak. Setelah uang Anda disisihkan, barulah Anda menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

 

  1. Kurangi Pengeluaran

Bagi Anda yang belum lama bekerja, tentunya gaji Anda belum terlalu banyak. Namun, Anda harus memulai menabung untuk mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang. Selagi kebutuhan belum terlalu banyak, tahan pengeluaran Anda kecuali untuk kebutuhan pokok.

 

Menginvestasikan saham merupakang cara yang bagus untuk mengoptimalkan asset yang Anda miliki. Saham sendiri merupakan simpanan jangka panjang yang sangat menguntungkan. Namun, jangan sampai Anda tergiur dengan investasi tidak resmi. Investasi semacam itu biasa menawarkan keuntungan yang sangat melimpah.

Sebelum Anda mulai bermain saham, pahami seluk beluknya agar Anda tidak menyesal di kemudian hari. Semakin paham tentang saham, maka Anda akan semakin lihai bermain saham. Untuk menginvestasi saham, Anda perlu mengetahui beberapa hal dibawah ini

  1. Melakukan Konsultasi

Sebelum Anda memutuskan untuk menginvestasi saham, alangkah baiknya jika Anda melakukan konsultasi. Selain berkonsultasi, pantau perkembangan perusahaan yang Anda incar. Anda bisa mendapatkan informasi terkait prospek dan profil perusahaan melalui web Bursa Efek Indonesia (BEI).

 

Transaksi saham dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu jasa sales broker atau pialang saham serta melalui perusahaan broker. Selektiflah dalam memilih perusahaan broker. Daftar perusahaan yang bonafide terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan broker berperan sebagai Penjamin Emisi Efek atau Perantara Pedagang Efek.

 

  1. Menanam Beberapa Saham

Menamam saham hanya 1 jenis dapat menimbulkan kerugian saat perusahaan yang Anda pilih sedang merosot. Investasikan beberapa saham, jadi jika salah satu saham Anda merosot, Anda masih bisa mengambil keuntungan dari saham lainnya.

 

Jangan sampai seluruh dana yang Anda miliki ditanam di 1 saham saja. Bagi dana Anda untuk ditanamkan pada 2 sampai 3 macam saham. Jika salah satu nilai saham jatuh, Anda masih memiliki peluang di saham lain.

 

  1. Memahami Resiko Saham

Yang paling utama adalah Anda harus memahami resiko saham. Selain mendatangkan keuntungan, ada resiko besar yang menanti. Resiko ini berupa resiko internal dari saham itu sendiri dan resiko eksternal. Resiko eksternal ini yang sukar dikendalikan, yakni berupa kondisi ekonomi global, nila tukar mata uang dan kebijakan pemerintah.

Itulah tips menabung dan menginvestasikan saham untuk pemula. Selamat mencoba ya!

Leave a reply

Pengeluaran sebaiknya tidak lebih besar dari pemasukan. Bahkan, sebaiknya Anda menabung secara rutin agar memiliki simpanan untuk masa depan. Simpanan tersebut akan sangat berguna, baik untuk rencana jangka panjang ataupun keperluan mendesak. Anda bisa menyimpan harta dalam bentuk emas, investasi, tabungan di bank ataupun disimpan sendiri.

Namun, upaya untuk menabung sekaligus mengurangi pengeluaran tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ada berbagai godaan yang menanti, khususnya terkait dengan pembalian barang kesukaan. Untuk itu, Anda perlu mengetahui tips mengurangi pengeluaran dan menambah tabungan agar dapat melakukan keduanya secara mudah.

4 Tips Mengurangi Pengeluaran dan Menambah Tabungan

Menambah tabungan sebaiknya dilakukan dengan upaya mengurangi pengeluaran. Kedua kebiasaan ini dapat dimulai dengan melakukan perencanaan yang matang. Ada banyak tips mengurangi pengeluaran dan menambah tabungan yang dapat Anda coba. Untuk lebih lengkapnya, mari simak tips jitu di bawah ini

  1. Membuat Perencanaan dengan Matang

Perencanaan yang dimaksud adalah pembagian dana untuk kebutuhan pokok, kebutuhan tersier dan simpanan. Persentase yang ditetapkan sebaiknya tidak berubah setiap bulannya. Tentukan pula barang-barang yang Anda perlukan sehingga dananya bisa dipersiapkan dengan baik.

 

Dengan pembuat perencanaan yang matang, Anda dapat mengetahui bagian-bagian yang pengeluarannya dapat diminimalisir, misalnya biaya PDAM atau listrik. Anda juga dapat mengusahakan keperluan hobi atau barang favorit terpenuhi dengan baik disamping memenuhi kebutuhan pokok Anda.

 

  1. Membeli Barang yang Dibutuhkan

Sebelum Anda berbelanja, buatlah daftar belanja agar Anda tidak mudah tergiur. Tanyakan pada diri Anda apakah barang-barang yang dibeli benar-benar dibutuhkan atau dapat menimbulkan kegembiraan dalam jangka waktu lama. Pikirkan kembali saat Anda tertarik pada barang yang tidak memiliki nilai lebih bagi Anda.

 

Milikilah daftar barang prioritas dan menjauhlah dari area barang kesukaan Anda saat Anda tidak benar-benar membutuhkannya. Hindari pula berselancar di toko online saat Anda tidak memerlukan barang tersebut. Barang yang dibeli secara gegabah hanya akan menjadi barang kurang berguna dan menguras uang Anda.

 

  1. Hindari Berhutang

Tips mengurangi pengeluaran dan menambah tabungan yang termudah adalah dengan menghindari hutang. Terkadang berhutang terasa menagihkan. Agar Anda tidak terjebak dalam sistem hutang yang akan membuat Anda terlena, hindari melakukan hutang khususnya dalam pembelian barang-barang yang tidak terlalu penting untuk dimiliki.

 

Hutang yang dimaksud dapat bermakna hutang terhadap lembaga ataupun perorangan. Sekali Anda berhutang untuk sesuatu yang tidak penting, maka Anda berpotensi untuk berhutang kembali. Hutang ini kelak akan memporak-porandakan keuangan Anda.

 

  1. Menggunakan Uang Tunai dalam Berbelanja

Kini urusan perbelanjaan semakin dimudahkan dengan adanya uang digital serta pembayaran digital. Di satu sisi sangat memudahkan pembelanjaan, namun di sisi lain dapat membuat Anda terlilit hutang.

 

Sebaiknya, Anda menyediakan uang tunai kemanapun Anda pergi. Bawalah uang secukupnya. Gunakan kartu kredit hanya untuk urusan mendesak, seperti biaya kesehatan dan pendidikan.

 

  1. Turunkan Dana Pengeluaran

Sesekali, Anda perlu menurunkan anggaran agar dapat berhemat. Cara ini akan membuat Anda lebih kreatif dalam mengatur kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan hidup pada dasarnya memang mahal, namun dapat diatasi asalkan Anda berniat.

Jika Anda memutuskan untuk berbelanja secara online, lakukan riset sederhana untuk mengetahui perbedaan harga serta kualitas yang diberikan. Terkadang, beberapa lapak online juga memberikan promo khusus, seperti potongan harga atau gratis pengiriman.

Bagaimana? Tips mengurangi pengeluaran dan menambah tabungan yang dipaparkan diatas mudah untuk dilakukan, bukan? Anda hanya perlu meniatkannya dengan sungguh-sungguh dan konsisten dalam menjalaninya. Ingat rencana masa depan Anda agar dapat melakukan hal-hal di atas dengan baik.

Leave a reply

Investasi merupakan salah satu aset yang sangat penting untuk masa depan. Investasi berbeda dengan tabungan biasa. Usia yang biasa menanam investasi adalah usia kepala 4 dengan gaji yang stabil. Sebenarnya  investasi ini bisa dimulai pada usia berapa pun, hanya saja jenis investasi yang diambil berbeda-beda sesuai usia.

Kebutuhan masing-masing orang tentunya berbeda tergantung pada tahapan hidupnya. Tahapan hidup ini bisa dilihat dari usianya. Apakah Anda sudah mengenal macam-macam kebutuhan Anda baik saat ini maupun masa depan? Apa saja jenis investasi berdasarkan usia? Simak di ulasan berikut ini. Akan diulas mengenai tips investasi pemula sesuai dengan usia.

Tips Investasi Pemula Sesuai dengan Usia

Investasi sebaiknya dilakukan sedini mungkin karena pasti akan berguna untuk masa depan Anda. Investasi ini akan dinikmati di masa depan, bukan baru akan dilakukan di masa depan. Sebelumnya, Anda harus mengenal jenis kebutuhan dalam beberapa jangka waktu. Jika Anda sudah mengetahui kebutuhan Anda serta perkiraan hal mendesak, Anda bisa mengetahui jenis investasi dengan cepat.

Jika Anda masih bimbang dalam menentukan, jangan khawatir. Berikut adalah tips investasi bagi pemula sesuai dengan usia. Tips dibawah ini akan diulas berdasarkan usia, dimulai dari kisaran usia 20 tahun yang sudah terbilang dewasa hingga usia diatas 50 tahun.

  1. Kisaran Usia 20 Tahun

Umumnya orang berusia di kisaran ini belum memiliki keuangan yang stabil, apalagi jika baru lulus dari sekolah baik formal maupun non formal. Kisaran usia ini khususnya yang masih tinggal bersama orangtuanya biasanya belum memiliki beban biaya selain diri sendiri.

 

Oleh karena itu, sangat tepat untuk memulai investasi pada usia ini, karena dana yang diinvestasikan bisa mencapai 60-70% dari pendapatan. Investasi ini dapat digunakan untuk biaya masa depan, misalnya biaya rumah tangga ataupun pernikahan.

 

  1. Kisaran Usia 30-40 Tahun

Kisaran usia 30-40 tahun biasanya sudah mapan secara finansial. Tak jarang sudah memiliki keluarga kecil atau akan menikah dalam waktu dekat. Beban pengeluaran mulai bertambah, karena tak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

 

Angka pengeluaran pun semakin tinggi, meliputi kebutuhan pokok, sekunder hingga tersier. Oleh karena itu, dana yang dikeluarkan untuk investasi biasanya berkisar antara 30% hingga 50%. Jenis investasi yang layak dicoba adalah reksa dana, dana pendidikan dan kesehatan. Pada usia ini juga Anda bisa mulai mempersiapkan dana hari tua.

 

  1. Kisaran Usia 50 Tahun

Usia 50 tahun memang terbilang cukup lanjut untuk memulai menyiapkan investasi. Namun taka da salahnya tetap menanam investasi. Hal ini sangat diperlukan agar Anda bisa tetap mandiri dalam menjalani hari tua, modal berbisnis sampingan ataupun menopang anak cucu Anda. Selain itu, investasi hari tua juga dapat dialokasikan untuk perjalanan ibadah.

 

  1. Kisaran Usia 60 Tahun

Anda dapat mengelola keuangan Anda dengan bantuan penasehat keuangan pribadi. Namun, Anda juga dapat mencoba mengelolanya sendiri asalnya Anda berniat untuk mempelajari dengan tekun, berapapaun usia Anda.

Aturlah keuangan Anda sejak dini. Jika perlu, buat daftar prioritas hal-hal yang ingin Anda capai dalam jangka waktu tertentu. Hal-hal tersebut bisa Anda bagi dalam jangka pendek (5 tahun), jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (lebih dari 10 tahun).

Itulah tips investasi pemula sesuai dengan usia. Silahkan sesuaikan dengan usia Anda. Kuatkan niat Anda dan taati setiap langkah dalam berinvestasi. Hati-hati dengan penawaran investasi yang tampak menggiurkan karena biasanya berakhir pada penipuan. Selamat mencoba ya!

Leave a reply

Tips beberapa gaya hidup yang membuat Anda sukses menabung sangat berguna terutama bagi Anda yang sering ceroboh dalam hal keuangan. Merasa tidak memiliki banyak kebutuhan dan pengeluaran tidak seberapa mungkin terkadang membuat Anda menjadi seenaknya menghabiskan uang. Padahal memikirkan masa depan melalu pengaturan keuangan saat ini juga penting dilakukan supaya tak menyesal di kemudian hari. Oleh karena itu, mulailah ubah kebiasaan Anda dengan kebiasaan baru yang lebih bermanfaat seperti menabung.

Inilah beberapa gaya hidup yang membuat Anda sukses menabung

Cobalah kebiasaan berikut ini supaya mimpi Anda untuk meraih kesuksesan menabung bisa terwujudkan.

  1. Membiasakan diri untuk hidup hemat

Jadikan berhemat sebagai sebuah kebiasaan. Agar tidak menjadi beban, aturlah rencana ini secara rasional dan mudah untuk dilaksanakan. Anda bisa memulainya dengan hal – hal kecil, misalnya selalu membawa air minum dan makan siang dari rumah, berjalan kaki jika menuju tempat yang jaraknya dekat, kurangi merokok bahkan berhenti mengkonsumisnya, manfaatkan diskon, selektif dalam memilih tempat liburan, dan masih banyak lagi.

 

  1. Bedakan, mana keinginan dan mana kebutuhan

Kebutuhan dan keinginan memang sering muncul secara beriringan bahkan terkadang apa yang diinginkan lebih banyak dibanding apa yang dibutuhkan. Nah, jika ingin menabung Anda harus jeli membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Buatlah skala prioritas terhadap segala seseuatu yang akan Anda penuhi. Utamakanlah apa yang benar – benar Anda butuhkan dan cukupilan apa yang Anda inginkan setelah kebutuhan telah terpenuhi. Karena biaya yang digunakan untuk memenuhi keinginan biasanya akan lebih besar daripada biaya untuk memenuhi kebutuhan.

 

  1. Sisihkan uang gaji sebelum digunakan

Menyisihkan uang gaji sebelum digunakan adalah salah satu kebiasaan dari beberapa gaya hidup yang membuat Anda sukses menabung. Hal ini bertujan agar Anda tidak menggunakan uang secara berlebihan yang bisa membuat Anda gagal menabung. Anda bisa menggunakan perbandingan 3 : 7 atau 4 : 6 dimana 30% atau 40% Anda sisihkan untuk menabung dan sisanya Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan. Atau gunakan pengeluaran untuk kebutuhan pokok (tagihan listrik, biaya sekolah, sewa rumah, dll) sebagai patokan persentase uang gaji yang harus Anda sisihkan setiap bulannya.

 

  1. Bedakan rekening

Buatlah rekening khusus untuk menampung uang tabungan Anda. Kalau perlu buatlah rekening yang tidak bisa Anda sentuh misalnya memanfaatkan deposito berjangka. Deposito ini akan sangat berguna bagi Anda yang memiliki tujuan menabung untuk membeli rumah, kendaraan atau lainnya yang membutuhkan biaya besar. Tapi jika Anda ingin menggunakan rekening tabungan biasa pun tak masalah. Membedakan rekening ini hanya bertujuan untuk melindungi uang tabungan Anda dari penggunaan untuk pemenuhan kebutuhan harian.

 

  1. Konsisten

Konsisten merupakan perilaku yang wajib ditanamkan dalam hati dan pikiran Anda agar sukses menabung. Sebanyak dan semudah apapun tips yang diberikan namun tidak konsisten Anda tidak akan pernah merasakan keberhasilan dalam menabung. Mulai sekarang cobalah untuk konsisten, agar semua tips dan saran yang diberikan kepada Anda tidak sia – sia. Mungkin pada awalnya Anda akan merasa sulit atau mungkin tersiksa tapi lama kelamaan Anda akan terbiasa. Terlebih jika Anda telah meraih apa yang diinginkan, tentu Anda akan merasa puas dan ingin terus melakukan kebiasaan tersebut.

Itulah beberapa tips beberapa gaya hidup yang membuat Anda sukses menabung. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Sekian.

Leave a reply