Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia. Jika Anda bermaksud memiliki rumah namun belum memiliki dana segar dalam jumlah banyak, tentunya hal ini memberatkan Anda. Namun, jangan berkecil hati. Ada berbagai solusi agar Anda memiliki rumah yang Anda impikan. Anda ingin punya rumah? Yuk, manfaatkan KPR yang tersedia dalam berbagai jenis.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu solusi bagi Anda yang ingin memiliki rumah. Berbagai lembaga perbankan di Indonesia menghadirkan KPR agar masyarakat Indonesia tak kesulitan untuk memiliki tempat tinggal pribadi.  Meskipun istilah KPR kerap disebutkan, apakah Anda sudah memahami KPR dan cara kerjanya? Yuk, simak ulasan mengenai seluk beluk KPR di bawah ini.

Seluk Beluk KPR dan Tips Menggunakannya

Apakah Anda benar-benar ingin punya rumah? Yuk manfaatkan KPR. KPR merupakan kredit yang dikhususkan untuk membeli rumah serta kebutuhan lainnya yang menjadikan rumah sebagai jaminan. Selain berperan sebagai KPR untuk pembelian rumah, ada pula KPR jenis lainnya yaitu KPR Multiguna.

Ada berbagai macam KPR yang dapat Anda pilih. Berikut ada daftar KPR yang ditawarkan oleh lembaga perbankan di Indonesia

  1. KPR Konvesional

KPR jenis ini merupakan KPR yang umum diketahui oleh masyarakat. KPR ini memiliki sebutan lain, yakni KPR Non Subsidi. Hampir semua bank di Indonesia menyediakan KPR ini, hanya saja persyaratan khusus serta Bungan yang diberikan berbeda-beda. Besaran Bungan ditentukan berdasarjan BI Rate. Biasanya bank memberikan sanksi yang besar untuk keterlambatan cicilan. Masa pinjaman berlaku hingga 25 tahun.

 

  1. KPR Syariah

KPR jenis ini terbilang cukup baru namun banyak diminati. Jenis ini menggunakan prinsip jual beli atau murabahah. Inti dari prinsip ini adalah bank akan membayar lunas rumah yang Anda inginkan. Selanjutnya Anda tinggal mencicil pada bank.

 

Masa cicilan paling lama adalah 15 tahun. Keuntungan dari KPR jenis ini adalah tidak ada bunga sehingga cicilan yang dibayarkan tidak bertambah dari jumlah awal. Tambahan sebagai keuntungan bank yang perlu Anda bayarkan sudah digabung dengan harga rumah yang Anda inginkan.

 

  1. KPR Subsidi

Anda ingin punya rumah? Yuk, manfaatkan KPR dengan bunga terjangkau. KPR ini merupakan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah. Keunggulan KPR jenis ini adalah bunga serta uang muka lebih rendah dibandingkan KPR Konvensional. Namun, tak semua lapisan masyarakat dapat mengajukan KPR Subsidi.

 

KPR Subsidi ditujukan untuk masyarakat dengan penghasilan rendah dan belum mempunyai rumah. Kelemahan lainnya adalah harga rumah maksimal Rp120.000.000 dan akses rumah cukup sulit.

Syarat yang diperlukan untuk mendapatkan KPR terbilang cukup ringan. Syarat tersebut terdiri atas berkas berupa KTP, KK, NPWP, buku akta nikah (bagi pasangan), surat pengantar perusahaan, surat keterangan status karyawan tetap, slip gaji, salinan buku tabungan, pas foto serta mengisi formulir pengajuan KPR dari bank yang Anda pilih.

Lantas bagaimana proses yang harus dijalani untuk mengajukan KPR. Secara garis besar, ada 4 tahap yang harus dilakukan. Tahap pertama adalah mengisi formulir dari bank bersangkutan serta menyiapkan berkas yang telah ditentukan. Selanjutnya memasuki tahap analisa permohonan kredit yang dilakukan oleh bank. Analisa ini dilihat dari kredibilitas Anda, kesanggupan besaran cicilan serta plafon kredit yang sesuai.

Kemudian bank akan menilai harga rumah yang Anda inginkan. Jika proses tersebut lancar dan dokumen Anda lengkap, Anda bisa melakuan akad kredit dan penAndatanganan semua dokumen. Akad kredir dihadiri oleh penjual rumah, bagian legal bank, notaris serta saksi. Setelah akad selesai, itu tAndanya Anda mendapatkan kredit beserta rumah idaman.